Minggu, 31 Desember 2017

Participatory culture

Participatory culture

Participatory culture atau Budaya partisipatif merupakan kata baru dalam referensi, tetapi berlawanan dengan budaya Konsumen – dengan kata lain budaya di mana orang pribadi (masyarakat) tidak bertindak sebagai konsumen saja, tetapi juga sebagai kontributor atau produsen (prosumers). Istilah ini paling sering diterapkan pada produksi atau penciptaan beberapa jenis media yang diterbitkan. 
kemajuan terbaru dalam teknologi (komputer kebanyakan pribadi dan internet) telah memungkinkan orang pribadi untuk membuat dan mempublikasikan media tersebut, biasanya melalui internet. Ini budaya baru yang berkaitan dengan internet telah digambarkan sebagai Web 2.0. Dalam budaya partisipatif “orang-orang muda kreatif menanggapi sejumlah besar sinyal elektronik dan komoditas budaya dengan cara yang mengejutkan pembuat mereka, menemukan arti dan identitas tidak pernah dimaksudkan untuk berada di sana dan menentang nostrums sederhana yang meratapi manipulasi atau kepasifan dari” konsumen. “ 
memberikan karakterisasi terhadap participatory cultures dengan mendefinisikan sebagai sebuah budaya yang:

1. Hambatan untuk ekspresi seni maupun keterlibatan masyarakat sipil relative rendah.

Umumnya saat ini remaja atau masyarakat dapat terlibat dan berpartisipasi ke dalam suatu komunitas online dengan mudah. Ada beberapa platform yang memberikan kemudahan penggunanya untuk stalking atau sekedar berselancar, mengamati, menjadi silent reader saja. Akan tetapi kebanyakan platform mengharuskan seseorang untuk melakukan pendaftaran terlebih dahulu untuk dapat masuk dalam komunitas dan berpartisipasi aktif (seperti mengunggah, mendownload, dan berinteraksi dengan anggota lainnya). Untuk mendaftar ke dalam jejaringan sosial maupun komunitas online tanpa hambatan yang berarti, untuk masuk atau tergabung menjadi anggota dalam sebuah komunitas online adalah hal yang mudah tidak ada syarat registrasi yang sulit. Salah satu syarat tergabung dalam suatu komunitas adalah dengan mempunyai akun email saja. Setelah tergabung di dalamnya remaja dengan mudah untuk terlibat secara aktif untuk saling bertukar infomasi, foto, konten mengenai ketertarikan yang sama.
2. Memiliki dukungan kuat untuk berkarya dan sekaligus berbagi karya dengan sesama partisipan.

yaitu keyakinan bahwa kontribusi perorangan merupakan hal yang penting, baik sekedar menonton sampai memberikan respon. Dalam berpatisipasi memiliki tingkatan-tingkatan dari pengguna aktif dan pasif bahkan sebagai silent reader (pengguna yang hanya sekedar .mengamati tanpa melakukan respon berupa komen ataupun melakukan aktivitas seperti menggunggah dan mendownload).
3. Memiliki semacam informal mentorship, berupa pembagian ilmu dari yang berpengalaman kepada pemula.

Dalam suatu komunitas online pastinya terdapat anggota yang telah lama tergabung didalamnya, acapkali komunitas di suatu situs web tertentu membuat suatu role play yang menjadi ciri khas atau identitas dari komunitas tersebut. Contohnya dalam situs kaskus yang merupakan komunitas berupa forum diskusi online yang telah menciptakan istilah-istilah bahasa baru (bahasa slang) yang hanya digunakan dalam situs tersebut dan hanya mereka yang benar-benar menjadi bagian dari anggota yang terkadang memahami mengenai pengertian dari bahasa tersebut. Adanya sebutan seperti mastah, dimana sebutan ini merujuk pada mereka yang telah berpengalaman (biasanya bergabung dalam waktu yang cukup lama dan berpartisipasi aktif). Biasanya seseorang yang disebut mastah ini merupakan seseorang yang memiliki kemampuan atau pengetahuan lebih (expert dibidangnya) dibandingkan yang lainnya dan seringkali menjadi bahan rujukan dari pengguna lainnya.
4. Di dalamnya para member percaya bahwa kontribusi mereka berarti.

Mereka menyadari bahwa sekecil apapun bentuk partisipasi yang dilakukannya telah memberikan kontribusi dalam komunitasnya tersebut karena antara satu member dengan yang lainnya ketika mereka telah bergabung dalam suatu komunitas maka mereka telah dianggap menjadi bagian dari komunitas tersebut. Rasa solidaritas yang tinggi dan saling menjaga satu sama lain terlihat dari mereka yang

memberikan respon berupa komentar terhadap konten yang diunggah atau diposting oleh anggota lain.
5. Dan dimana para member merasakan tingkatan koneksi sosial dengan anggota yang lain.

Perasaan akan adanya hubungan sosial (sense of connection). Ketika seseorang bergabung dalam suatu komunitas online maka meraka telah dianggap menjadi salah satu bagian dari komunitas tersebut. Pada tingkatan pengguna apapu mereka menganggap atu memiliki keyakinan bahwa mereka telah mendapat informasi dan menjadi bagian dari komunitas tersebut.
Mobilitas
Mobilitas berasal dari kata mobilis, yang artinya mudah bermobilitas atau mudah  dipindahkan. Mobilitas sosial (social mobility) adalah suatu mobilitas dalam struktur        sosial, yaitu pola tertentu yang mengatur organisasi suatu kelompok sosial.
Mobilitas sosial terjadi pada semua masyarakat meskipun dengan kecepatan yang berbeda-beda, sesuai dengan sistem yang diterapkan masyarakat dalam menyusun kehidupan sosialnya atau bermasyarakat.
Definisi mobilitas sosial menurut beberapa ahli sosiologi :
•William Kornblum (1988: 172)
Mobilitas sosial adalah perpindahan individu-individu, keluarga-keluarga, dan
kelompok sosialnya dari satu lapisan ke lapisan sosial lainnya.
•Michael S. Basis (1988: 276)
Mobilitas sosial adalah perpindahan ke atas atau ke bawah lingkungan
sosioekonomi yang mengubah status sosial seseorang dalam masyarakat.
•H. Edward Ransford (Sunarto, 2001: 108)
Mobilitas sosial adalah perpindahan ke atas atau ke bawah dalam lingkungan     sosial secara hierarki.
•Kimball Young dan Raymond W. Mack (Soekanto, 2001: 275)
Mobilitas sosial adalah suatu mobilitas dalam struktur sosial, yaitu pola-pola
tertentu yang mengatur organisasi suatu kelompok sosial.
Jadi, mobilitas sosial adalah suatu perubahan atau perpindahan kelas sosial, baik ke
atas maupun ke bawah, yang dialami oleh individu atau kelompok sosial, sehingga
memberikan dampak berupa kelas baru yang diperoleh individu atau kelompok tadi.

 Interaksi Sosial

Interaksi sosial merupakan hubungan-hubungan sosial yang menyangkut hubungan antarindividu, individu (seseorang) dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok. Tanpa adanya interkasi sosial maka tidak akan mungkin ada kehidupan bersama. Proses sosial adalah suatu interaksi atau hubungan timbal balik atau saling mempengaruhi antar manusia yang berlangsung sepanjang hidupnya didalam amasyarakat.
Menurut Soerjono Soekanto, proses sosial diartikan sebagai cara-cara berhubungan yang dapat dilihat jika individu dan kelompok-kelompok sosial saling bertemu serta menentukan sistem dan bentuk hubungan sosial.
Menurut Burke & Stets (1998), identitas sosial merupakan kategorisasi-diri dalam hal kelompok, dan lebih terfokus pada makna yang terkait dalam menjadi anggota kategori sosial. Dengan penekanan yang lebih besar pada identifikasi kelompok, berfokus pada hasil kognitif seperti ethnosentrisme, atau kohesivitas kelompok.

Kemudian Tajfel (dalam Taylor, Peplau & Sears, 2009) menyatakan bahwa social Identity adalah bagian dari konsep diri individu yang berasal dari keanggotaannya dalam satu kelompok sosial (atau kelompok-kelompok sosial) dan nilai serta signifikasi emosional yang ada dilekatkan dalam keanggotaan itu.

Penyebab dan dampak Participatory culture
Partisipasi politik adalah kegiatan seseorang atau sekelompok orang untuk ikut serta secara aktif dalam kehidupan politik, seperti memilih pimpinan negara atau upaya-upaya memengaruhi kebijakan pemerintah. Menurut Myron Weiner, terdapat lima penyebab timbulnya gerakan ke arah partisipasi lebih luas dalam proses politik, yaitu:
a. Modernisasi dalam segala bidang kehidupan yang menyebabkan masyarakat makin banyak menuntut untuk ikut dalam kekuasaan politik.
b. Perubahan-perubahan struktur kelas sosial. Masalah siapa yang berhak berpartisipasi dan pembuatan keputusan politik menjadi penting dan mengakibatkan perubahan dalam pola partisipasi politik.
c. Pengaruh kaum intelektual dan komunikasi masa modern. Ide demokratisasi partisipasi telah menyebar ke bangsa-bangsa baru sebelum mereka mengembangkan modernisasi dan industrialisasi yang cukup matang.
d. Konflik antarkelompok pemimpin politik. Jika timbul konflik antarelite, maka yang dicari adalah dukungan rakyat. Terjadi perjuangan kelas menentang melawan kaum aristokrat yang menarik kaum buruh dan membantu memperluas hak pilih rakyat.
e. Keterlibatan pemerintah yang meluas dalam urusan sosial, ekonomi, dan kebudayaan. Meluasnya ruang lingkup aktivitas pemerintah sering merangsang timbulnya tuntutan-tuntutan yang terorganisasi akan kesempatan untuk ikut serta dalam pembuatan keputusan politik.




Daftar pustaka
http://www.sridianti.com/budaya-politik-partisipan.html



Selasa, 07 November 2017

Televisi Digital dan Televisi Analog

Sejarah Televisi Digital dan Televisi Analog
Dewasa kini televisi yang sering kita temui adalah televisi dengan kualitas gambar yang bagus dan berbagai pilihan dari masing-masing kecanggihan yang dibawa oleh setiap merknya. Dibalik semua itu tentu ada proses yang membawa televisi kini menjadi elektronik yang canggih. Dalam penemuannya, terdapat banyak pihak, penemu maupun inovator yang terlibat, baik perorangan maupun badan usaha. Televisi adalah karya massal yang dikembangkan dari tahun ke tahun. Awal dari televisi tentu tidak bisa dipisahkan dari penemuan dasar, hukum gelombang elektromagnetik yang ditemukan oleh Joseph Henry dan Michael Faraday (1831) yang merupakan awal dari era komunikasi elektronik.
1876 - George Carey menciptakan selenium camera yang digambarkan dapat membuat seseorang melihat gelombang listrik. Belakangan, Eugen Goldstein menyebut tembakan gelombang sinar dalam tabung hampa itu dinamakan sebagai sinar katoda.
1884 - Paul Nipkov, Ilmuwan Jerman, berhasil mengirim gambar elektronik menggunakan kepingan logam yang disebut teleskop elektrik dengan resolusi 18 garis.
1888 - Freidrich Reinitzeer, ahli botani Austria, menemukan cairan kristal (liquid crystals), yang kelak menjadi bahan baku pembuatan LCD. Namun LCD baru dikembangkan sebagai layar 60 tahun kemudian.
1897 - Tabung Sinar Katoda (CRT) pertama diciptakan ilmuwan Jerman, Karl Ferdinand Braun. Ia membuat CRT dengan layar berpendar bila terkena sinar. Inilah yang menjadi dassar televisi layar tabung.
1900 - Istilah Televisi pertama kali dikemukakan Constatin Perskyl dari Rusia pada acara International Congress of Electricity yang pertama dalam Pameran Teknologi Dunia di Paris.
1907 - Campbell Swinton dan Boris Rosing dalam percobaan terpisah menggunakan sinar katoda untuk mengirim gambar.
1927 - Philo T Farnsworth ilmuwan asal Utah, Amerika Serikat mengembangkan televisi modern pertama saat berusia 21 tahun. Gagasannya tentang image dissector tube menjadi dasar kerja televisi.
1929 - Vladimir Zworykin dari Rusia menyempurnakan tabung katoda yang dinamakan kinescope. Temuannya mengembangkan teknologi yang dimiliki CRT.
1940 - Peter Goldmark menciptakan televisi warna dengan resolusi mencapai 343 garis.
1958 - Sebuah karya tulis ilmiah pertama tentang LCD sebagai tampilan dikemukakan Dr. Glenn Brown.
1964 - Prototipe sel tunggal display Televisi Plasma pertamakali diciptakan Donald Bitzer dan Gene Slottow. Langkah ini dilanjutkan Larry Weber.
1967 - James Fergason menemukan teknik twisted nematic, layar LCD yang lebih praktis.
1968 - Layar LCD pertama kali diperkenalkan lembaga RCA yang dipimpin George Heilmeier.
1975 - Larry Weber dari Universitas Illionis mulai merancang layar plasma berwarna.
1979 - Para Ilmuwan dari perusahaan Kodak berhasil menciptakan tampilan jenis baru organic light emitting diode (OLED). Sejak itu, mereka terus mengembangkan jenis televisi OLED. Sementara itu, Walter Spear dan Peter Le Comber membuat display warna LCD dari bahan thin film transfer yang ringan.
1981 - Stasiun televisi Jepang, NHK, mendemonstrasikan teknologi HDTV dengan resolusi mencapai 1.125 garis.
1987 - Kodak mematenkan temuan OLED sebagai peralatan display pertama kali.
1995 - Setelah puluhan tahun melakukan penelitian, akhirnya proyek layar plasma Larry Weber selesai. Ia berhasil menciptakan layar plasma yang lebih stabil dan cemerlang. Larry Weber kemudian megadakan riset dengan investasi senilai 26 juta dolar Amerika Serikat dari perusahaan Matsushita.
Dekade 2000 - Masing masing jenis teknologi layar semakin disempurnakan. Baik LCD, Plasma maupun CRT terus mengeluarkan produk terakhir yang lebih sempurna dari sebelumnya.
Sebelum membahasa mengenai perbedaan TV Analog dan Digital berikut pengertian dari keduanya :
Televisi digital (bahasa Inggris: Digital Television, DTV) atau penyiaran digital adalah jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal video, audio dan data ke pesawat televisi. TV Digital bukan berarti pesawat televisinya yang digital, namun lebih kepada sinyal yang dikirimkan adalah sinyal digital atau mungkin yang lebih tepat adalah siaran digital (Digital Broadcasting). Televisi resolusi tinggi atau high-definition television (HDTV), yaitu: standar televisi digital internasional yang disiarkan dalam format 16:9 (TV biasa 4:3) dan surround-sound 5.1 Dolby Digital. TV digital memiliki resolusi yang jauh lebih tinggi dari standar lama. Penonton melihat gambar berkontur jelas, dengan warna-warna matang, dan depth-of-field yang lebih luas daripada biasanya. HDTV memiliki jumlah pixel hingga 5 kali standar analog PAL.
Televisi analog mengkodekan informasi gambar dengan memvariasikan voltase dan/atau frekuensi dari sinyal. Seluruh sistem sebelum Televisi digital dapat dimasukan ke analog. Sistem yang dipergunakan dalam televisi analog NTSC (national Television System Committee), PAL, dan SECAM.
     Kelebihan signal digital dibanding analog adalah ketahanannya terhadap gangguan (noise) dan kemudahannya untuk diperbaiki (recovery) di penerima dengan kode koreksi error (error correction code ).


 Perbedaan Penerimaan Sinyal Televisi Digital dan Analog
Kualitas gambar dan suara
Siaran televisi digital terestrial menyajikan gambar dan suara yang jauh lebih stabil dan resolusi lebih tajam ketimbang analog. Hal ini dimungkinkan oleh penggunaan sistem Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) yang mampu mengatasi efek lintas jamak (multipath). Pada sistem analog, efek lintasan jamak menimbulkan echo atau gaung yang berakibat munculnya gambar ganda (seakan ada bayangan).
Penyiaran televisi digital menawarkan kualitas gambar yang sama dengan kualitas DVD, bahkan stasiun-stasiun televisi dapat memancarkan programnya dalam format 16:9 (layar lebar) dengan standar Standard Definition (SD) maupun High Definition (HD). Kualitas suara pun mampu mencapai kualitas CD Stereo, bahkan stasiun televisi dapat memancarkan suara dengan Surround Sound (Dolby DigitalTM).
Tahan perubahan lingkungan
Siaran televisi digital terestrial memiliki ketahanan terhadap perubahan lingkungan yang terjadi karena pergerakan pesawat penerima (untuk penerimaan mobile TV), misalnya di kendaraan yang bergerak, sehingga tidak terjadi gambar bergoyang atau berubah-ubah kualitasnya seperti pada TV analog saat ini.
Tahan terhadap efek interferensi
Teknologi ini punya ketahanan terhadap efek interferensi, derau dan fading, serta kemudahannya untuk dilakukan proses perbaikan (recovery) terhadap sinyal yang rusak akibat proses pengiriman atau transmisi sinyal. Perbaikan akan dilakukan di bagian penerima dengan suatu kode koreksi error (error correction code) tertentu.
Efisiensi spektrum/kanal
Teknologi siaran televisi digital lebih efisien dalam pemanfaatan spektrum dibanding siaran televisi analog. Secara teknis, pita spektrum frekuensi radio yang digunakan untuk siaran televisi analog dapat digunakan untuk penyiaran televisi digital sehingga tidak perlu ada perubahan pita alokasi baik VHF maupun UHF. Sedangkan lebar pita frekuensi yang digunakan untuk analog dan digital berbanding 1 : 6, artinya bila pada teknologi analog memerlukan pita selebar 8 MHz untuk satu kanal transmisi, maka pada teknologi digital untuk lebar pita frekuensi yang sama dengan teknik multiplex dapat digunakan untuk memancarkan sebanyak 6 hingga 8 kanal transmisi sekaligus dengan program yang berbeda tentunya.

Dalam bahasa yang sederhana, ini berarti dalam satu frekuensi dapat digunakan untuk enam siaran yang berbeda. Ini jauh lebih efisien dibanding dengan siaran analog dimana satu frekuensi hanya untuk satu siaran saja. Dengan keunggulan ini, keterbatasan jumlah kanal dalam spektrum frekuensi siaran yang menjadi penghambat perkembangan industri pertelevisian di era analog dapat diatasi dan memungkinkan munculnya stasiun-stasiun televisi baru yang lebih banyak dengan program yang lebih bervariasi.

Kelebihan dan Kekurangan Tv Analog dan Tv Digital


 Tv Digital:

Kelebihan TV Digital memiliki kualitas visual dan audio yang lebih bagus dari pada TV analog. Selain itu yang terpenting adalah dari aspek regulasi, akan terdapat izin penyelenggara jaringan dan izin penyelenggara jasa sehingga dapat menampung sekian banyak perusahaan baru yang akan bergerak dibidang penyelenggaraan televisi digital. Dengan demikian akan dapat dihindari adanya monopoli penyelenggaraan televisi digital di Indonesia.
International Telecommunication Union (ITU) atau otoritas telekomunikasi internasional memberi kebijakan konversi ke penyiaran digital  kepada seluruh negara di dunia, agar paling lambat 17 Juni 2015.  Berdasarkan kebijakan ini TV analog atau TV biasa yang kita tonton sehari-hari bakal tidak bisa digunakan sehingga mau tidak mau masyarakat harus berganti ke TV yang bisa menangkap siaran digital.

Tv Analog ::


Pertama kali ada televisi, model dari televisi masih menggunakan konsep TV analog, kualitas gambar yang didapat masih sangat jelek, masih banyak sekali gangguan, terutama di noise gambar. TV Analog masih menggunakan CRT yang tidak hemat tempat dan tidak juga hemat listrik. Karena banyak kelemahan tersebut, maka dibuatkan TV generasi berikutnya yang tujuannya untuk meminimalisir kekurangan-kekurangan tersebut.
Sekarang siaran TV yang mulai digunakan adalah Digital TV (DTV). DTV adalah transmisi sinyal yang menggunakan kode 01. Pada penyiaran on air, DTV dipancarkan menggunakan Ultra High Frequency (UHF) dengan spektrum radio mulai dari 6 MHz. Kualitas gambar sangat jernih meski dalam TV berukuran kecil. Resolusi DTV mencapai 704 pixel sehingga gambar tetap jernih meski tampil pada layar besar. Untuk video, karena dukungan resolusi yang tinggi, maka tampilan gambar per frame tidak akan menghasilkan kedipan. Beda dengan TV analog yang bila dipakai untuk video dan dipaksakan pada layar besar, gambar akan menjadi buram dan terputus-putus. DTV juga mendukung siaran HDTV.

Penjelasan Tentang TV Digital
 kini saatnya kita mengikuti jaman yang serba teknologi, jangan ketinggalan dengan adanya TV Digital yang dibantu dengan sedikit alat yang dinamakan Set Top Box (STB), lebih lengkap lihat penjelsan video di bawah ini

Semua negara harus telah menetapkan tahun migrasi dari siaran analog ke digital. Negara-negara maju di Eropa dan Amerika Serikat bahkan telah mematikan siaran analog (analog switch-off) dan beralih ke siaran digital. Pemerintah Indonesia menetapkan bahwa selambat-lambatnya implementasi penyiaran digital dimulai tahun 2012 dan di tahun-tahun berikutnya di kota-kota besar yang telah bersiaran digital akan dilakukan analog switch-off.  Dalam roadmap implementasi penyiaran televisi digital, Pemerintah merencanakan bahwa tahun 2018 akan dilakukan analog switch-off secara nasional. Oleh karena itu, sejak kini masyarakat dan para pelaku industri agar mempersiapkan diri untuk melakukan migrasi dari era penyiaran televisi analog menuju era penyiaran televisi digital.

1. Gambar Jernih
Dengan menyaksikan siaran TV Digital, kualitas gambar dan suara yang akan diterima pemirsa menjadi jauh lebih baik dibandingkan siaran analog, dimana tidak ada lagi gambar yang bersemut/berbayang atau segala bentuk noise (bintik-bintik semut) pada monitor TV.
2.Tanpa Parabola
Penyiaran televisi digital terrestrial adalah penyiaran yang menggunakan frekuensi radio VHF / UHF seperti halnya penyiaran analog, akan tetapi dengan format konten yang sudah digital. Sehingga pemirsa cukup menggunakan antena UHF ditambah Set Top Box sebagai alat penerima siaran TV Digital.
3. Gratis Selamanya
Karena Sifatnya yang Free to Air, sehingga anda tidak perlu mengeluarkan Biaya Bulanan hanya untuk menonton TV, meskipun begitu anda tetap enerima kualitas gambar yang jernih seperti saat anda menyaksikan TV berlangganan
4. Fitur Beragam
Anda juga bisa mendapat fitur tambahan seperti EPG (Electronic Program Guide) untuk mengetahui acara-acara yang telah dan akan ditayangkan kemudian. Dengan kemampuan set top box, anda juga bisa menyaksikan film, melihat foto & mendengarkan musik di flashdisk/ hardisk portabel. Bahkan anda juga bisa merekam program tv favorit anda ke flash disk/hardisk portabel. 

Komentar
Di tengah pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran di DPR RI dan Badan Legislasi yang tidak kunjung usai, Asuka Digital Car TV didukung Asosiasi Televisi Siaran Digital Indonesia (ATSDI) mendorong Indonesia untuk bermigrasi segera dari televisi analog ke digital.
Mereka menilai pengembangan dan penyebaran televisi digital di Indonesia sangat terlambat, terutama di daerah dan seharusnya menjadi pembahasan yang serius bagi pemerintah. Pasalnya, lebih dari 120 negara berhasil melakukan Analog Switch Off (ASO) sehingga teknologi pertelevisiannya lebih maju.
Diskusi ini sendiri bertujuan untuk membantu mengedukasi masyarakat luas dan menyadarkan masyarakat tentang pentingnya migrasi dari TV analog ke digital. Juga mendukung dan mendorong stasiun televisi lainnya untuk melakukan peralihan dan perluasan lingkup siaran hingga ke daerah-daerah di seluruh Indonesia.
Ada dua faktor penting yang harus dipertimbangkan: yang pertama adalah televisi analog akan mati, dengan demikian masyarakat yang tidak memiliki peralatan digital tidak akan dapat menerima siaran; yang kedua adalah selama periode peralihan/migrasi siaran analog ke digital, masyarakat penyandang cacat mata dan gangguan penglihatan akan merasa diperlakukan diskriminatif karena kebutuhan mereka untuk mengakses siaran menjadi terbatas








DAFTAR PUSTAKA


 https://www.kompasiana.com/yecitizenjournalism/siaran-digital-ancaman-atau-kesempatan_55d9552fe8afbdd905cba206

Senin, 23 Oktober 2017

SOFTSKILL NEW MEDIA

                                                                  NEW MEDIA

Image result for GUNADARMA
PENGERTIAN MENURUT PARA AHLI

Menurut Everett M. Rogers (dalam Abrar, 2003:17-18) merangkumkan perkembangan media komunikasi ke dalam empat era. Pertama, era komunikasi tulisan, Kedua, era komunikasi cetak, Ketiga, era telekomunikasi, dan Keempat, era komunikasi interaktif. Media baru adalah media yang berkembang pada era komunikasi interaktif.
Sementara menurut McQuail, media baru adalah tempat dimana seluruh pesan komunikasi terdesentralisasi; distribusi pesan lewat satelite meningkatkan penggunaan jaringan kabel dan komputer, keterlibatan audiens dalam proses komunikasi yang semakin meningkat.
KESIMPULAN SECARA PRIBADI
Suatu suatu tempat komunikasi dan informasi yang difasilitasi oleh teknilogi

PERKEMBANGAN MEDIA DARI MASA KE MASA
            alam beberapa dekade terakhir, khalayak lebih mengenal media sebagai sebuah sarana yang dapat mengakomodir berbagai informasi yang kemudian berbentuk seperti surat kabar, televisi, film, radio, bahkan fotografi. Namun seiring dengan perkembangan jaman, berbagai jenis media yang dulu kita konsumsi secara konvensional telah berubah dengan munculnya alat-alat elektronik seperti komputer, laptop, smartphone, dan lain sebagainya.
Alat-alat itulah yang kemudian mampu mengakomodir sifat-sifat media di dalam satu wadah saja. Yang menjadi garis bawah sekarang adalah mengenai new media yang telah merubah tatanan media-media konvensional. Apakah new media benar-benar menjadi sebuah revolusi media atau hanya sekedar menjadi tren bias yang dapat hilang dan berulang kembali.
New media sebenarnya bukan hal yang baru dalam ranah komunikasi dan media itu sendiri. Secara perlahan-lahan sejak tahun 1980, komunikasi telah mengalami berbagai perubahan teknologi dari yang awalnya berupa fotografi, berubah menjadi video bergerak di televisi, dari hanya sebuah lembar pengumuman, hingga menjadi surat kabar. Beberapa poin di bawah dapat menjelaskan pergerakan dinamika media:
a. dapat merubah pola industri dunia; dengan berubah dan berkembangnya sebuah media maka pola industrialisasi juga akan berubah karena media memiliki peranan besar di dunia global.
b. proses intensif dari globalisasi; media turut serta dalam perubahan jaman di mana di dalamnya terdapat budaya, ekonomi, sosial, politik, dan lain sebagainya. Semakin mudahnya konten dalam media diakses khalayak, maka semakin mudah pula pertukaran informasi terjadi.
c. perubahan jenis industri; dengan munculnya media, industri yang dulu bergerak di bidang barang dan jasa, perlahan-lahan sudah mulai mengenal jenis industri komunikasi dalam skala besar.
New media yang identik dengan perubahan industri media ke arah yang lebih baik membuat berbagai pihak seperti produser dan konsumen percaya bahwa hal ini akan membawa media dapat bekerja sebagai alat penyampai informasi yang mampu meningkatkan produktivitas dan lebih bermutu lagi

KEGUNAAAN NEW MEDIA DAN KEKURANGANNYA

KEGUNAAN
Bidang Sosial
Dalam bidang ini banyak menyita perhatian masyarakat misalnya saja berbagai macam jejaring sosial yang sekarang di minati masyarakat seperti facebook, twitter, skype, yahoo messenger, my space, hello dll. Dengan menggunakan jejaring sosial ini dengan mudah dapat menjalin komunikasid dengan semua user dibelahan dunia manapun.
Bidang Industri/Dagang
Dalam bidang ini memudahkan bagi siapa pun yang ingin menawarkan/mempromosikan produk tertentu sehingga tidak susah susah untuk membuka toko dan promosi langsung didepan konsumen, melalui new media pedagang dapat mempromosikan produk nya melalui membuka online shop, bisa melalui facebook, twitter atau kaskus.
Bidang Pendidikan
Dalam bidang ini sangat memudahkan bagi pelajar maupun pengajar dalam mendapatkan materi yang di inginkan. Bisa melalui search engine kita bisa mendapatkan segala informasi, atau dengan fasilitas E-book, fasilitas email juga bisa membantu dalan proses mengerjakan tugas atau saling tukar informasi.
Bidang Lowongan Kerja
Dalam bidang ini bagi yang ingin mencari pekerjaan cukup searching di internet lalu mendaftar secara online bahkan bisa mengikuti tes masuk secara online juga, tidak perlu lagi susah payah datang dari kantor ke kantor.

KEKURANGAN
Rawan akan pencurian data, karena data dikirimkan secara online otomatis semua orang bisa mengakses hal tersebut. Contohnya saja hacker yang selalu saja bisa membobol privasi seseorang dan mencuri data data pentingnya.
Virus, tidak dapat dipungkiri hal yang satu ini adalah yang paling sering ditemukan. Contohnya dengan mengirimkan aplikasi aplikasi yang tidak dikenal oleh user, ditambah dengan sikap penasaran si user tersebut untuk mencoba aplikasi tersebut yang ternyata adalah sebuah virus komputer.
Sifat malas, dengan mudahnya untuk mengakses berbagai macam data dan informasi tentunya kita akan merasa malas untuk berpergian, karena semua tugas, pekerjaan semua bsia diakses dan dikerjakan secara online. Jadi hanya tinggal duduk di depan komputer dan mengerjakan tugas -tugas tersebut dan akan lebih cepat selesai tentunya.

PREDIKSI NEW MEDIA
            Dalam hal penyampaian ke audiens, distribusi konten yang mangkus, dan membangun pengikut merek anda, media sosial memberikan banyak peluang.
Media sosial adalah tempat audiens hidup dan berinteraksi dengan konten anda, yang menjadikannya platform yang sangat sesuai.
Analitik yang terintegrasi membantu anda menelusuri serta meningkatkan upaya seiring waktu.
Menjelang tahun 2018, tak ada salahnya mempersiapkan strategi sosial dari sekarang untuk mengikuti tren yang ada. Inc memberikan enam tren media sosial yang diprediksi akan menyertai media sosial tahun depan.
1. Analitik sosial yang lebih menyeluruh memberi lebih banyak peluang untuk personalisasi konten.
Tak seorang pun menyukai konten yang tidak relevan untuk kebutuhannya. Ini semakin benar apabila berinteraksi dengan merk yang anda ketahui dan cintai, hal terakhir yang anda mau adalah konten generik yang tidak memberikan sesuatu yang unik kepada anda.
Faktanya, ada tiga dari empat orang yang frustrasi saat mendapat konten yang tidak relevan.
Personalisasi yang ditingkatkan bagi audiens adalah tren mayoritas di pemasaran konten, yang sampai juga ke media sosial. Dengan berevolusinya platform sosial, alat analitiknya dan fitur untuk bisnis akan semakin detil dan berharga bagi sebuah merk.
Data seperti ini berarti pemasar akan lebih punya pemahaman yang dibutuhkan untuk membuat konten yang dipersonalisasi dengan lebih baik.
2.Fitur platform yang tumpang tindih berarti harus lebih selektif.
Baik Snapchat dan Instagram sama-sama punya fitur video dan konten visual berwaktu, sehingga poin utama dari diferensiasi bertumpu pada audiens dan jangkauannya.
Instagram Story mempunyai jangkauan lebih luas dan mendapat banyak pelibatan; sekitar 10 persen pengikut selebgram membuka Story setiap hari, yang lebih baik dari Snapchat.
Snapchat di sisi lain terus mendominasi kelompok usia remaja.
Dengan lebih banyaknya platform terus menawarkan fitur yang mirip bahkan sama, merk dan pemasar harus lebih selektif terhadap yang mereka pilih. Gunakan keunggulan analitik dan fitur pelaporan untuk mengidentifikasi platform yang memberikan keuntungan terbaik.
3. Penyimakan sosial akan memberikan merk sebuah keunggulan dalam pesan daring.
Ketimbang sekadar menelusuri konten seperti apa yang dibuat oleh pesaing atau apa yang mereka bagikan di media sosialm anda sebaiknya juga memonitor penyebutan terhadap mereka serta apa yang dikatakan orang-orang; dan menggunakannya sebagai metrik untuk membandingkan kinerja anda.
“Menggunakan pemonitoran situs, anda dapat mengumpulkan sejumlah besar data terkait perusahaan anda maupun pesaing-pesaingnya yang bisa dimanfaatkan untuk strategi pemasaran. Di Brand24, penelitian kami menunjukkan bahwa dalam sebulan, sekitar 14.000 pencarian daring dimulai dengan ‘Can anyone recommend?’ dan sekitar 30.000 pencarian diawali dengan ‘Where can I buy?’ Sekitar 60 persen pertanyaan tersebut tidak mendapatkan balasan dari perusahaan; yang merupakan peluang besar,” kata Magdalena Urbaniak, manajer komunikasi global di Brand24.
Urbaniak menambahkan bahwa mengawasi penyebutan sosial ini dapat menunjukkan apa yang disukai dan tidak disukai audiens, yang dapat menjadi ide peningkatan merk.
Melibatkan diri dalam penyimakan sosial dapat memberi informasi berharga terkait kinerja pesaing anda dan audiens anda yang dipakai untuk strategi konten anda.
4. Video akan semakin mendapat tempat dalam strategi konten sosial
Semua orang tahu bahwa konten video adalah populer dan dengan demikian penting bagi sebuah merk. Dan dengan terus diperbaharuinya algoritma sosial, video akan semakin berharga untuk menciptakan pelibatan dan mendapatkan pengikut.
Pada kenyataannya, berdasarkan pengalaman Influence & Co, video di Facebook mendapatkan pelibatan yang lebih tinggi, ada lebih banyak orang yang berkomentar dan mengirimkan ‘like’ serta membagikan kembali.
Fitur pelaporan Facebook juga menolong anda mengetahui bagaimana kinerja sebuah video dibandingkan dengan kiriman yang lainnya.
Fitur Story di Instagram maupun Snapchat juga memberikan peluang yang lebih baik bagi sebuah merk untuk membuat konten video dan membagikannya dengan cepat kepada para pengikut.
Jelas sekali video menjadi semakin penting. Memiliki kemampuan untuk membuat konten tersebut serta strategi yang terkai dengannya untuk konten tertulis di blog dan publikasi lainnya, akan sangat penting bagi merk di tahun 2018.

SEJARAH INTERNET
            Internet (kependekan dari interconnection-networking) adalah seluruh jaringan computer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaidah ini dinamakan internetworking (“antarjaringan”).
Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.
Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu pada tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu “MILNET” untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

MANFAAT INTERNET DAN KEGUNAANNYA
Internet sebagai sumber informasi tentang hal apapun tentu akan sangat membantu kehidupan masyarakat. Bagi mereka yang bekerja di bidang pendidikan, bidang literasi, atau bidang kesenian, bisa mencari berbagai informasi dari internet.Misalnya, bila ada seorang guru atau dosen yang akan memberi materi pelajaran dan ingin mencari informasi yang lebih banyak, mereka bisa menggunakan internet. Tak hanya dalam hal pekerjaan, siapapun bisa mencari informasi tentang apa saja, misal mencari artikel tentang informasi penyakit, informasi tempat hiburan, dll.
Keberadaan internet bisa mempermudah atau mempercepat suatu pekerjaan. Misalnya, ada suatu data dari satu kantor yang harus diserahkan pada kantor lain, penyerahan ini bisa memanfaatkan media surat elektronik (email) yang tentunya menggunakan internet.
Dalam hal pergaulan, internet juga punya peranan yang sangat besar. Banyaknya forum dan jejaring sosial saat ini yang bisa membantu siapa saja untuk menambah pergaulan. Ini juga merupakan salah satu manfaat internet bagi masyarakat. Manfaat jejaring sosial juga tak hanya menambah pergaulan, tapi juga mempererat pertemanan dan membuat kita berlatih untuk bersosialisasi lebih baik.
Akhir-akhir ini marak sekali tentang bisnis online. Anda pun bisa menjalankan sebuah bisnis di internet.
Kelebihan dari bisnis jenis ini adalah Anda tidak perlu repot-repot menyewa lahan/toko untuk berjualan. Anda hanya harus menyiapkan barang yang akan dijual, mempromosikannya, lalu tinggal menunggu pembeli menghubungi Anda.Anda bisa menjual apa saja melalui internet, mulai dari fashion, makanan, jasa, atau bahkan menjual rumah.
Media internet adalah salah satu media yang sangat bagus untuk promosi. Manfaat internet yang satu ini tak hanya berlaku bagi pebisnis online, tapi juga bagi Anda yang punya toko atau perusahaan tertentu.
Di sinilah letak manfaat jejaring sosial yang ada di internet. Anda bisa menggunakan jejaring sosial apapun untuk berpromosi, atau bahkan membuat situs pribadi yang memuat usaha Anda.
Manfaat internet bagi masyarakat tak hanya terbatas pada para pebisnis, tapi juga untuk para konsumen. Bila Anda malas keluar rumah untuk belanja barang-barang tertentu, Anda bisa mencari barang yang Anda inginkan lewat internet. Tinggal pesan, bayar dengan cara yang disepakati, lalu tunggu di rumah

 PENERAPAN INTERNET DENGAN NEW MEDIA
            Dalam penerapannya, New Media sangat berhubungan dengan internet yang juga merupakan komponen utama New Media. Contoh penerapan New Media ke dalam internet yaitu, sebagai berikut:
Jejaring Sosial
Jejaring sosial merupakan penerapan New Media ke dalam internet yang banyak digunakan saat ini. Dengan menggunakan jejaring sosial, kita dapat melakukan berbagai hal. Seperti berkomunikasi, berbisnis, dan sebagainya. Contoh jejaring sosial New Media, yaitu: Facebook, Twitter, Instagram, Path, dan lain sebagainya.
Aplikasi Chatting atau Messenger
Selain jejaring sosial, kegiatan saling mengirim pesan singkat secara langsung juga sangat popular dalam perkembangan New Media. Banyak aplikasi chatting atau messenger berbasis internet yang digunakan masyarakat. Aplikasi tersebut memudahkan dalam berkomunikasi secara cepat dengan berbagai fitur menarik. Kita tidak hanya dapat mengirim pesan teks, tapi juga dapat mengirim gambar, file, video, bahkan saling bertatap muka dengan fitur video call. Contoh aplikasi chatting atau messenger, yaitu: BBM (blackberry messenger), WhatsApp, Line, KakaoTalk Messenger, WeChat, dan sebagainya.
Video Conference
Dengan menggunakan video conference, kita dapat berkomunikasi secara real time dengan bertatap muka dengan dua orang atau lebih. Contoh aplikasi video conference, yaitu: Skype, ooVoo, dan lain-lain.
Hiburan
Selain berkomunikasi, New Media juga sangat berpengaruh dalam perkembangan dunia hiburan. Seperti dalam dunia musik dan permainan. Contohnya yaitu: berbagai permainan online di internet, aplikasi games atau permainan untuk smartphone, Youtube, dan berbagai aplikasi pemutar musik atau music player.
Pendidikan dan Edukasi
Penerapan New Media ke dalam internet juga mempengaruhi dunia pendidikan. Dengan adanya internet, proses pembelajaran menjadi lebih mudah. Contohnya, yaitu: E-Book atau buku digital, berbagai video pembelajaran, materi pembelajaran di internet, dan berbagai situs tanya jawab seputar pendidikan di internet.

MANFAAT PENERAPAN INTERNET KE NEW MEDIA
            Manfaat Teknologi Internet dan New Media yang sering digunakan Pemanfaatan internet dalam kehidupan sehari-hari antara lain, Internet sebagai:
1. Sebagai Media Pembelajaran Dengan menggunkan Internet kita dapat mencari materi-materi tentang pelajran kita disekolah, Kita dapat menemukan semuanya diinternet dan itu pun sangat mudah untuk dicari.
2. Sebagai Media Hiburan Selain mencari materi diinternet, kita juga dapat mendapatkan hiburan melalui game-game yang sudah tersebar diberbagai situs game. Game Online dan Game Offline juga sudah banyak diinternet, tinggal kita saja yang harus memilih apakah game ini cocok untuk kita, atau tidak.
3. Sebagai Media Bisnis Internet pun sudah bisa digunkan untuk melakukan bisnis yang seding disebut (Bisnis Online). 

KEKURANGAN DAN CARA MENGATASINTA
a.       DAMPAK NEGATIF
1. Keterbukaan informasi
Dampak negatif media sosial bagi pelajar yakni adanya keterbukaan informasi yang ada dalam media sosial tersebut, sebut saja dalam facebook ada begitu banyak informasi yang sejatinya belum layak untuk di komsumsi oleh pelajar namun karena tidak filterisasi jadi siapapun bisa melihatnya.

2. Konten dewasa

Tak dapat dipungkiri keberadaan media sosial juga terkadang disusupi dengan adanya konten-kontn dewasa yang belum bisa dikomsumsi oleh usia sekolah/remaja, sehingga hal tersebut sangat riskan dalam memberi efek negatif bagi pelajar, apalagi pelajar belum memiliki filter yang kuat dalam menyeleksi konten yang sebetulnya tidak pantas untuk mereka lihat.

3. Kecanduan media sosial

Efek yang sangat terasa dan sangat kental terlihat dari keberadaan media sosial yakni munculnya pribadi-pribadi yang mulai ketergantungan untuk menggunakan media sosial atau dengan kata lain mengalami kecanduan untuk bermain media sosial, alhasil aktivitas para pelajar yang lain tak kalah pentingnya menjadi terabaikan.

4. Melemahnya sikap sosialWalaupun dinamakan media sosial namun sejatinya dalam kondisi real media sosial membuat sebagian orang termasuk pelajar menjadi pribadi yang tidak terlalu memerhatikan lingkungan sosialnya, mereka sibuk mengakses berbagai media sosial yang dimiliki sehingga berinterkasi dalam lingkungannya mulai kurang, sehingga ada ungkapan yang mengatakan media sosial mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat
b.      CARA MENGATASI
Agar penggunaan TIK lebih optimal dan di jalankan dengan baik dan benar, berikut ada beberapa metode pemecahan masalah agar dampak negatif dari TIK dapat tertanggulangi.

a. Mempertimbangkan pemakaian TIK dalam pendidikan, khususnya untuk anak di bawah umur yang masih harus dalam pengawasan ketika sedang melakukan pembelajaran dengan TIK. Analisis untung ruginya pemakaian.
b. Tidak menjadikan TIK sebagai media atau sarana satu-satunya dalam pembelajaran, misalnya kita tidak hanya mendownload e-book, tetapi masih tetap membeli buku-buku cetak, tidak hanya berkunjung ke digital library, namun juga masih berkunjung ke perpustakaan.
c. Pihak-pihak pengajar baik orang tua maupun guru, memberikan pengajaran-pengajaran etika dalam ber-TIK agar TIK dapat dipergunakan secara optimal tanpa menghilangkan etika.
d. Perlu ada kesadaran peran dan kerjasama antara seluruh pengguna lanyanan TIK.
e. Menggunakan software yang dirancang khusus untuk melindungi ‘kesehatan’ anak. Misalnya saja program nany chip atau parents lock yang dapat memproteksi anak dengan mengunci segala akses yang berbau seks dan kekerasan.
f. letakkan komputer di ruang publik rumah, seperti perpustakaan, ruang keluarga, dan bukan di dalam kamar anak. Meletakkan komputer di dalam kamar anak, menurut Nina akan mempersulit orangtua dalam hal pengawasan. Anak bisa leluasa mengakses situs porno atau menggunakan games yang berbau kekerasaan dan sadistis di dalam kamar terkunci. Bila komputer berada di ruang keluarga, keleluasaannya untuk melanggar aturan pun akan terbatas karena ada anggota keluarga yang lalu lalang.
g. Untuk mencegah kecanduan orang tua perlu membuat kesepakatan dengan anak soal waktu bermain komputer. Sehingga pada usia yang lebih besar, diharapkan anak sudah dapat lebih mampu mengatur waktu dengan baik.
h. Pemerintah sebagai pengendali sistem-sistem informasi seharusnya lebih peka dan menyaring apa-apa saja yang dapat di akses oleh para pelajar dan seluruh rakyat Indonesia di dunia maya. Selebihnya, Kementrian juga bisa menyebarkan filter berupa program software untuk menekan dampak buruk teknologi informasi. Kedua, perlu adanya dukungan dari orangtua, tokoh budaya hingga kalangan agamawan, untuk mensosialisasikan tentang saran, manfaat dan sisi positif facebook.
Jadi, solusinya adalah kita jangan sampai mengatakan tidak pada teknologi (say no to technology) karena jika kita berbuat demikian, maka kita akan ketinggalan banyak informasi yang sekarang ini informasi-informasi tersebut paling banyak ada di internet. Kita harus mempertimbangkan kebutuhan kita terhadap teknologi, mempertimbangkan baik-buruknya teknologi tersebut dan tetap menggunakan etika, juga tidak lupa jangan terlalu berlebihan agar kita tidak kecanduan denagn teknologi.
Selain itu dengan teknologi yang sederhana asal dimanfaatkan dengan maksimal, maka teknologi itu akan menghasilkan kualitas yang optimal. Seperti juga facebook dan jejaring sosial lainnya apabila dimanfaatkan dengan baik, maka akan bisa memberikan manfaat bagi kita. Yang terpenting adalah dari diri kita sendiri untuk menggunakan teknologi moderen ini secara sehat. Facebook pada dasarnya adalah sarana, sebuah hasil karya teknologi informasi komunikasi yang bertujuan memudahkan hidup kita. Facebook dapat menjadi sarana berbagi informasi, hiburan, menambah jaringan pertemanan, dan banyak hal positif lainnya. Facebook di tangan yang salah adalah juga alat untuk melakukan kekerasan, pelecehan, bahkan tindak kriminal seperti penipuan, pemerasan, dan sebagainya.


DAFTAR PUSTAKA